Penyebab utama perpisahan antara dua madzhab Sunni dan Syi'ah adalah
adanya salah faham yang muncul karena tidak saling mengenal satu sama
lain dan meluasnya isu-isu negatif sebagai akibat dari tidak adanya
saling kenal. Setiap upaya yang dikerahkan untuk menghapus
kesalahfahaman, untuk saling mengenal, memperjelas jalan, dan menegakkan
hukum-hukum kesepakatan adalah bagian dari langkah menuju persatuan
umat Islam. Khususnya karena Syi'ah jelas-jelas juga berdasar pada dua
sumber hukum utama: al-Qur'an dan Sunnah. Dan sebenarnya kandungan
al-Qur'an itu juga kandungan Sunnah.
Buku ini merupakan sumbangan
dalam mewujudkan persatuan tersebut. Ia menjelaskan pada Sunni Syi'ah
dalam menetapkan berbagai hukum berdasar al-Qur'an dan Sunnah. Adapun
perbedaan yang terjadi antara keduanya kembalinya pada ijtihad
masing-masing madzhab yang pada akhirnya memunculkan
kesimpulan-kesimpulan yang berbeda.
Orang yang tidak sepakat bisa
saja berkata: Apa pendepatmu tentang sebagian ajaran Syi'ah yang
mengandung beberapa klaim yang ekstrim, kecintaan yang berlebihan
terhadap keluarga Nabi saw disertai pengutukan terhadap sebagian
sahabat, pentakwilan atas ayat yang dzahir, sampai klaim adanya
al-Qur'an yang berbeda? Karya ini dengan tuntas, membahas kontroversi
tersebut.
Rp 38.600 |
| Hemat Rp 5.790 |
| Rp 32.810 |
|
|
|
| |
|
|
| Judul |
Titik Temu Fiqih & Theologi Syiah-Sunni |
| No. ISBN |
9796029976532 |
| Penulis |
Prof. Dr. Athif Salam |
| Penerbit |
Sakkhasukma |
| Tanggal terbit |
Februari - 2013 |
| Jumlah Halaman |
- |
| Berat Buku |
250 gr |
| Jenis Cover |
Soft Cover |
| Dimensi(L x P) |
- |
| Kategori |
Islam |
| Bonus |
- |
| Text Bahasa |
Indonesia ·· |
| Lokasi Stok |
gudang bukukita  |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar